Perang melawan narkoba

Saat ini ada lebih dari 5 juta orang kecanduan narkoba di Indonesia dan itu lebih banyak dari jumlah penduduk di negara singapore dan hongkong.
Sudah lama kita bergulat membasmi narkoba, BNN yang menjadi garda terdepan pemberantasan narkoba belum juga berhasil baik. Anak muda maupun tua.. Artis dan politisi.. Bahkan oknum polisi sudah banyak yang kecanduan narkoba atau kecanduan uang hasil narkoba.

Sebenarnya pemerintah tau solusinya, masalahnya bisa jadi tidak serius dan hanya asal kapanye anti narkoba dengan lips action pemberantasan alakadarnya. Saya yakin Pemerintah tahu bagaimana semestinya yang harus dilakukan untuk melakukan tindakan pencegahan, Namun sayangnya kita tidak memiliki pemimpin yang pemberani yang bermental Mujahid sejati.

Kita semua tahu bahwa China adalah negara yang menerapkan “Narco-state” (juga narco-kapitalisme atau narco-ekonomi) ini adalah istilah dari suatu strategi kebijakan geopolitik dan ekonomi yang dilancarkan kepada negara-negara lain di mana semua lembaga yang sah di negara tersebut bisa ditembus oleh kekuatan dan kekayaan perdagangan obat-obatan ilegal.
Didalam penerapannya ada yang namanya “narco economic warfare” , yaitu strategi sebuah negara untuk melancarkan penaklukan suatu negara dengan serangan narkoba. Atau dengan terminologi lain, memanfaatkan kuatan narkoba untuk kepentingan ekonomi sebuah negara.

Colombia dan Panama pernah serang amerika dengan narkoba. Jepang menggunakan perang candu ini untuk menaklukan china, bahkan indian amerika pemilik asli tanah amerika, di beri alkohol oleh pendatang eropa agar takluk. Begitu juga kaum aborigon oleh pendatang kulit putih eropa di cekoki alkohol untuk menguasi benua australia.

Lalu bagaimana dengan indonesia..?? Kita semua tahu 90% narkoba masuk ke indonesia adalah berasal dari Negaranya Jet Li, Sementara sekedar mengingatkan saja bahwa negara china adalah single party country, negara yang hanya punya satu partai.
Negara totalitarian seperti china mengontrol ketat semua data dan mengetahui semua keluar masuk barang dari china atau keluar china dan semua  tahu pabrik terbesar narkoba adalah milik BUMN China.

Secara orang awam boleh saja bertanya, apakah pengiriman narkoba keluar dari china pemerintah china tidak tahu?
Rasanya tidak mungkin ada 1 ton narkoba keluar dari cina pemerintah cina tidak mengetahui, apalagi ratusan ton narkoba keluar dari china dan masuk ke Indonesia.
Saya rasa Kita semua punya akal sehat untuk bisa melihat fakta seperti ini.

Kalau memang benar2 serius pemerintah ingin memerantas narkoba untuk menyelamatkan generasi bangsa ini.. Maka pemerintah harus berani mengatakan ke pemerintah RRC “Stop kirim narkoba ke negeri ini.!
Kiro kiro Wani ora Son..?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s