Hikmah dibalik setiap Takdir

Ketahuilah, keburukan yang terjadi dalam takdir tidak selamanya merupakan keburukan yang hakiki bagi hamba, karena terkadang akan menimbulkan hasil akhir berupa kebaikan. Apapun yang menimpa dirinya, segalanya telah diatur oleh Allah Ta’ala. Allah Ta’ala menginginkan agar dirinya mengimani segala takdir Allah Ta’ala dan menyadari bahwa demikianlah bentuk kasih sayang Allah Ta’ala kepada para hamba-Nya, Dia menjadikan kehidupan beserta segala lika-liku kebahagian dan kesedihan membuat mereka hanya bergantung kepada Allah Ta’ala semata.

Sandaran bagi hati yang lelah

Ada 4 tempat untuk mengistirahatkan hati:
Teman yang shalih, Majelis ilmu, Qur’an yaitu baca qur’an/hafalkan al qu’ran. Semakin dekat dengan mushaf, semakin bersih hatinya dan semakin dekat pula pada Allah, dan Mengingat kematian agar kita bisa meninggalkan dosa dosa.

Motivasi Kehidupan Akherat

motivasi’ adalah ‘apa yang mendorong kita untuk bertindak’. Ini mungkin satu atau lebih faktor intrinsik dan ekstrinsik yang memicu keinginan atau kebutuhan untuk berperilaku dengan cara tertentu. Keinginan biasanya digabungkan dengan konsekuensi potensial – baik hadiah atau hukuman. Kesadaran akan kematian dan realitasnya menuntun seseorang untuk bertobat dan mencari pengampunan atas dosa secara konsisten. Itu membuat kita tetap rendah hati dan terkendali

Cara memotivasi diri

saya selalu mencoba menggunakannya sebagai motivasi untuk mendorong diri saya lebih keras

Membentuk Mental Tangguh

Berpikir mempersiapkan diri untuk yang terburuk dan melindungi diri kita dari cedera jika kita gagal adalah hal yang baik, tetapi tidak selalu demikian. Karena Ini dapat meyakinkan kita untuk menyerah sebelum mencoba atau berhenti mencoba sebelum semuanya maksimal. Sikap mental seperti Ini meyakinkan kita untuk tidak peduli terhadap diri kita sendiri.

Bangkit dari keterpurukan

Hampir setiap dari kita pernah merasakan yang namanya jatuh dan terpuruk, ada yg terpuruk secara ekonomi, secara sosial dalam rumah tangga atau dalam masyarakat bahkan terpuruk secara mental dan spiritual.Kita pernah mengalami kondisi dimana rasa frustasi, kesepian, kehilangan kepercayaan diri, hilang gairah dan semangat, dan juga kehilangan antusiasme dalam menjalani aktivitas serta kehidupan kita.

Mengejar dunia akherat

Barangsiapa yang menjadikan akhirat sebagai obsesinya, maka Allah melancarkan semua urusannya, hatinya kaya, dan dunia datang kepadanya dalam keadaan tunduk. Dan, barangsiapa yang menjadikan dunia sebagai obsesinya, maka Allah mengacaukan semua urusannya, menjadikannya miskin, dan dunia datang kepadanya sebatas yang ditakdirkan untuknya.